Apa saja ciri-ciri tumbuh kembang anak usia 1-5 tahun?

Apa saja ciri-ciri tumbuh kembang anak usia 1-5 tahun? Sejak dilahirkan bayi akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Proses tumbuh kembang anak memiliki dua makna. Tumbuh yakni bertambahnya ukuran fisik seperti tinggi, berat badan dan lingkar kepala. Berkembang yang artinya perkembangan sistem organ tubuh diantaranya kemampuan motorik, sensorik dan kognitif. Dan proses tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang kita berikan dari pola makan sehari-hari.

Dan sebaliknya jika anak kurang nutrisi pada proses tumbuh kembangnya maka resikonya besar. Satu diantaranya seperti anak hilang nafsu makan, mudah sakit, berat badan menjadi kurang dari usianya, gusi anak jadi mudah berdarah, kulit anak terlihat pucat dan kusam. Dan yang paling gawat proses tumbuh kembang anak yang optimal menjadi gagal tercapai. Untuk mencegah hal tersebut anda wajib tahu sukses dan tidaknya tumbuh kembang anak berikut.

ciri-ciri tumbuh kembang anak usia 1-5 tahunPertama faktor internal yakni faktor yang berasal dari genetika atau keturunan dari orang tua. Yang kedua adalah faktor eksternal diantaranya adalah asupan nutrisi lengkap dan seimbang. Nutrisi lengkap dan seimbang merupakan panduan yang sesuai dengan piramida gizi makanan. Ada vitamin dan zat nutrisi lain yang vital untuk tumbuh kembang anak. Dan sumber asupan harian yang sering luput adalah buah-buahan meliputi 5-8 porsi buah dengan 10 macam buah yang berbeda.

Hasil riset dasar pada tahun 2013 secara nasional diperkirakan prevalensi penderita gizi buruk tidak kurang dari 4.6 juta balita. Kondisi gizi buruk dan kurang adalah hal yang paling tidak kita inginkan terjadi pada anak. Yang artinya tumbuh kembang anak menjadi terganggu dan anak menjadi mudah sakit. Contohnya jika anak kekurangan viatmin a yang berperan untuk kesehatan mata. Anak akan mengalami gejala penglihatan mata yang bisa berakibat mengganggu prestasi disekolahnya.

Selain itu contoh lainnya jika anak kekurangan asam folat dan vitamin b kompleks maka anak beresiko mengalami gejala anemia, pucat putih, letih lesu dan sakit kepala. Anak juga perlu vitamin c untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Karena kekurangan vitamin c akan menimbulkan gusi mudah berdarah, sariawan dan lesu. Tak lupa vitamin d untuk pembentukan tulang dan gigi. Karena kekurangan vitamin d akan menimbulkan gejala yang dikenal dengan ricketsia yaitu kondisi dimana pembentukan mineralisasi mineral tulang tidak maksimal.

Untuk membantu tumbuh kembang otak anak dibutuhkan aa, dha, epa, folid acid dan asam glutamat. Dan jika kekurangan zat nutrisi ini maka tumbuh kembang anak yang meliputi perkembangan motorik kasar, motorik halus dan fungsi otak anak menjadi terhambat bahkan terganggu. Vitamin tidak diproduksi didalam tubuh. Dan cara mendapatkannya adalah dari apa yang dimakan sehari-hari. Pada beberapa kasus pemberian multivitamin untuk anak menjadi salah satu pilihan yang bijak. Itulah tadi beberapa ciri-ciri tumbuh kembang anak usia 1-5 tahun.

Leave A Comment...

*